BLOG PIETRO T. M. NETTI: RUMAH IDE DAN KREASI

Blog PIETRO T. M. NETTI (pietronetti.blogspot.com) adalah sebuah situs/blog pribadi atas nama PIETRO T. M. NETTI. Blog PIETRO T. M. NETTI (pietronetti.blogspot.com) adalah sebuah situs/blog yang dianalogikan sebagai RUMAH IDE DAN KREASI. Sebagai rumah, situs/blog ini menyediakan beberapa ruang yang nyaman yang dapat menampung Ide dan Kreasi dari Tuan Rumah.

PIETRO T. M. NETTI: Tuan Rumah RUMAH IDE DAN KREASI

Moto: “Laborare est Orare: Bekerja adalah Berdoa. Berdoa bukan hanya memejamkan mata melainkan juga membuka mata dan melihat kenyataan. Berdoa bukan hanya melipat tangan melainkan juga turun tangan dan melakukan tindakan nyata (SELAMAT PAGI TUHAN-ANDAR ISMAIL).” “Bermusik bagi Tuhan adalah wujud Sembah, Pujian dan Doa yang nyata di hadapan hadirat Allah (PIETRO T. M. NETTI).”

RUANG IDE: Opini PIETRO T. M. NETTI

Ruang untuk berpendapat secara jujur dan independen dari sudut pandang Tuan Rumah: Menyalurkan ide dan gagasan berhubungan dengan tema-tema tertentu (Opini), Memberi ulasan/liputan terhadap obyek/peristiwa/persoalan yang informatif, menghibur, meyakinkan, dan menggugah simpati dan empati (Feature), Menghadirkan kisah/cerita dari yang dilihat, didengar, dipikirkan, dirasakan, dan yang dilakukan (Non Fiksi).

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Showing posts with label Sastra. Show all posts
Showing posts with label Sastra. Show all posts

December 31, 2016

Selamat Tinggal 2016…! Selamat Datang 2017



Derap Langkah Sang Waktu

31 Desember 2016 adalah lembaran hari terakhir di tahun 2016 yang selalu memberi sejuta rasa bagi kita yang merasakan indahnya anugerah kehidupan dari Sang Khalik. Ada kenangan-kenangan yang masih membekas yang enggan dibuang begitu saja oleh sang aktor yang terlibat dalam pembuatan film kenangan tersebut.

April 4, 2015

YESUS, Sang Penebus

Oleh: Pietro T. M. Netti

Di bawah kaki salib-MU kudatang
Bertelut mohon ampunan dari-MU
Kusadar kar’na dosaku
KAU rela mati disalib
Ya, YESUS-ku, KAU tebus dosaku

Ke dalam tangan kasih-MU kus’rahkan
Seluruh hidup dan matiku pada-MU
Kuyakin akan kasih-MU
Dan s’gala pengorbanan-MU
Ya, YESUS-ku ‘ku t’lah dis’lamatkan

YESUS Tuhanku, Sang Penebus dosa
KAU mati bagiku demi dosa-dosaku
YESUS Tuhanku, Jurus’lamat dunia
KAU bangkit bagiku demi kes’lamatanku


Nkl, 250111

March 29, 2015

Buku Harian (Diary)


(Bahan Ajar Untuk Siswa/i SD Bertingkat Naikoten 1 Kupang)
Oleh: Pietro T. M. Netti
(Komunitas Sastra Pukuafu)
Image: andalusianaarsya.wordpress.com

PENGERTIAN BUKU HARIAN

Buku Harian atau Diary adalah: sebuah catatan pribadi yang berisi kegiatan atau kejadian yang kita alami sehari-hari (http://id.wikipedia.org/wiki/Buku_harian).

Apa yang kita catat/tulis  di dalam Buku Harian adalah:

  1. Kejadian penting,
  2. Kejadian menarik,
  3. Kejadian yang mengesankan,
  4. Kejadian lucu,
  5. Kejadian menakutkan, dll
 
FUNGSI BUKU HARIAN

Buku Harian (Diary) adalah sebagai

  1. Cerita: Kenangan masa-masa yang pernah kita alami.
  2. Catatan Sejarah kehidupan kita.
  3. Opini: Menuangkan ide-ide/pendapat yang terlintas dalam pikiran tentang suatu peristiwa.
  4. Curahan Hati (Curhat): mencurahkan/mengungkapkan emosi dan perasaan kita atas masalah yang dihadapi.
 
KATEGORI ISI BUKU HARIAN

  1. Buku Harian berisi tentang catatan-catatan harian yang bersifat pribadi. Karena bersifat pribadi maka Buku Harian hanya untuk disimpan dan dibaca sendiri oleh kita yang membuatnya. Buku Harian adalah sepenuhnya hak milik kita. Pada umumnya, Buku Harian bersifat pribadi/rahasia. Orang lain tidak diijinkan untuk melihat apalagi membacanya. Orang lain baru boleh membacanya jika kita sendiri yang mengijinkan.
  2. Ada pula Buku Harian yang ditulis dengan maksud agar orang lain juga bisa ikut membacanya. Buku Harian ini masuk dalam kategori umum/tidak rahasia. Biasanya Buku Harian ini berisi tentang pengalaman-pengalaman pribadi yang dinilai penting dan bermanfaat juga bagi orang, dan cerita-cerita kehidupan yang dikemas dalam bentuk puisi maupun prosa yang menggugah. Intinya, melalui Buku Harian yang kita buat, ada hal-hal positif dan pesan-pesan moral yang ingin dibagikan kepada orang lain agar bisa dijadikan sebagai motivasi dan pelajaran berharga.
 
ELEMEN DAN FORMAT BUKU HARIAN

Elemen Buku Harian terdiri dari:

  1. Komponen Hari, Tanggal, dan Tahun
  2. Komponen Isi Buku Harian

Format Buku Harian:
Alternatif 1:

Alternatif 2:


CARA MENULIS BUKU HARIAN

Ada berbagai cara menulis Buku Harian:

  1. Menulis dalam bentuk sandi-sandi rahasia jika isinya sangat bersifat pribadi/rahasia, sehingga jika orang lain yang membacanya tidak bisa mengerti.
  2. Menulis dalam gaya bahasa pergaulan sehari-hari sebagaimana bahasa lisan yang kita pakai.
  3. Menulis dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baku sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD).
  4. Menulis dengan menggunakan berbagai gaya bahasa yang indah untuk menyampaikan ide/gagasan/pendapat, contohnya: menulis puisi atau prosa.

Dilihat dari Isi Buku Harian, jika Buku Harian tersebut masuk dalam kategori pribadi/rahasia, maka bagaimana menulis buku harian, apa saja yang harus ditulis, dan gaya bahasa apa yang harus dipakai, semua terserah kita. Kita bebas menulis apa saja yang menurut kita patut ditulis dengan cara dan gaya kita sendiri sesuai dengan seluruh Cara Menulis Buku Harian di atas. Tidak ada orang lain yang berhak mengatakan, mengoreksi dan/atau menilai bahwa apa yang kita buat/tulis di dalam Buku Harian kita itu salah atau harus begini atau harus begitu. Namanya juga Buku Harian pribadi http://juragancipir.com/pengertian-buku-harian-dan-manfaatnya/).   

Namun, jika catatan-catatan di dalam Buku Harian berkategori umum/tidak rahasia, maka sebaiknya kita perlu memperhatikan bagaimana menulis buku harian yang baik, apa saja yang harus kita tulis, dan gaya bahasa apa yang harus kita pakai. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  1. Saat menulis Buku Harian dengan kategori ini, kita perlu menggunakan bahasa yang mudah dimengerti sesuai dengan standar bahasa yang baik dan benar (Lihat: butir no 3. CARA MENULIS BUKU HARIAN!).
  2. Apa yang akan/harus kita tulis harus dipikirkan secara matang agar tulisan/catatan-catatan yang kita buat tersusun secara rapi, teratur dan masuk akal (sistematis), sehingga orang lain (pembaca) bisa dengan mudah mengikuti jalan pikiran kita.
  3. Penggunaan gaya bahasa (majas) sangat penting dalam tulisan/catatan-catatan dalam bentuk puisi maupun prosa (Lihat: butir no. 4 CARA MENULIS BUKU HARIAN!). Gaya bahasa (majas) adalah bahasa kiasan yang dipakai untuk mengungkapkan/mewakili pikiran dan perasaan dari kita sebagai penulis (http://id.wikibooks.org/wiki/Subjek:Bahasa_Indonesia/Materi:Majas). Biasanya bahasa kiasan yang dipakai akan memberikan kesan imajinatif kepada pembaca. Kesan imajinatif dapat diartikan sebagai kesan yang berhubungan dengan kerja akal dalam mengembangkan suatu pemikiran yang lebih luas dari apa yang pernah dilihat, dengar, dan rasakan (http://id.wikipedia.org/wiki/Imajinasi).
 
PENUTUP

Buku Harian, bagi banyak kalangan, telah menjadi “sahabat” (baca: media) tempat mencurahkan isi hati, emosi, dan perasaan, tempat mengadu dan berkeluh-kesah, dan menjadi tempat menuangkan ide dan pendapat secara pribadi. Tulisan/catatan yang kita buat di dalam Buku Harian adalah sebuah rekaman jejak kisah kehidupan kita sendiri yang akan menjadi kenangan terindah dan tak terlupakan di masa-masa yang akan datang. Pencatatan yang teliti dan akurat tentang sebuah kisah, peristiwa dan langkah kehidupan kita akan menjadi catatan sejarah yang berharga setidak-tidak bagi diri/pribadi kita sendiri.


Naikolan, 14 Maret 2015


Catatan:
Buku Harian Anne Frank (Image: www.dw.de)

Buku Harian Anne Frank berjudul Het Achterhuis atau yang lebih dikenal dengan “The Diary of A Young Girl” telah menuai banyak simpati dari pembaca sastra dan non-sastra, serta penyangkalan dan penghargaan yang tak ada habisnya.
Ditulis oleh seorang gadis remaja yang hidup dalam persembunyian selama masa penjajahan Nazi Jerman di periode Perang Dunia II, buku harian ini adalah saksi kekejaman pemerintahan Adolf Hitler serta sumber pembelajaran para ahli sejarah terhadap nasib kaum Yahudi pasca pendudukan Jerman di negara-negara tetangga (Eropa).
Kisah di bawah ini bukan cerita fiksi yang dipintal oleh seorang penulis handal, bukan juga imajinasi seorang penulis amatir yang mencari ketenaran—melainkan buah pena seorang remaja berusia 13 tahun yang mau tak mau terpaksa berteman dengan “buku tulis” di tengah tragedi yang melanda Eropa di masa itu. Anne Frank dan keluarga disembunyikan di loteng rumah tempat Otto Frank (Ayah) bekerja, yang disebut sebagai SECRET ANNEXE. (http://fiksilotus.com/2012/09/11/buku-harian-anne-frank/).  

[http://edukasi.kompasiana.com/2015/03/15/buku-hariandiary-706928.html]

March 21, 2015

Bidadariku


Oleh: Pietro T. M. Netti


Oh....Indah pesona Dewata
Desir ombak di pantai pasir putih
Karya agung lukisan semesta
Nusa indah seribu Pura

Nyanyian alam berkumandang
Gema seruling menyambut riang
Iringi gemulai gerak tarian
Dan senyum manis gadis desa

Lembut tatapmu bagai purnama
Ramah, santun menyinari raya
Kaulah bidadariku
Di antara gemintang khatulistiwa


“SELAMAT MERAYAKAN HARI RAYA NYEPI TAHUN BARU SAKA 1937”

Catatan:
BIDADARIKU adalah lirik lagu yang diciptakan di Denpasar, 26 Januari 2003

August 18, 2014

Dirgahayu RI ke-69 (17 Agustus 2014)


AKU SANG MERAH-PUTIH

Oleh: Pietro T. M. Netti

Aku sang Merah
Berkibar dalam semangat, merobek angkasa dalam gelora
Menjemput harap di puncak tertinggi

Aku sang Merah
Menetes dalam pengorbanan, bersimbah darah tanpa perih
Menggapai kemenangan bagimu pertiwi

Aku sang Putih
Tegak berdiri di antara tulang-tulang nusantara yang kian rapuh
Kokoh menopang harap bagimu negeri

Aku sang Putih
Tetap setia mencinta selamanya, tulus mengabdi tiada pamrih
Memberi jiwa dan raga bagimu nusa dan bangsa

Aku sang Merah, aku sang Putih
Adalah darahku, adalah tulangku
Membentang sepanjang katulistiwa, dari Timur ke Barat, Utara ke Selatan

Aku sang Merah, aku sang Putih
Adalah  jiwaku, adalah nafasku
Menghempas tirai, menembus batas di antara nusa, bangsa dan bahasa

Berkibarlah di angkasa!
Berkobarlah dalam darah!


Naikolan, 17 August 2012